• default style
  • blue style
  • green style
  • red style
  • orange style
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Print

PLN Kaltim dan Kaltara Dituduh Lakukan Pembohongan Publik

Written by Super User. Posted in Informasi

Jakarta, EnergiToday -- Direktur Lembaga Bantuan Hukum Universitas Balikpapan (LBH Uniba) Piatur Pangaribuan, telah melaporkan General Manajer PT PLN Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) Machnizon Masri ke Polres Balikpapan dengan tuduhan pembohongan publik.

    Menurut Piatur, apa yang dilakukannya mewakili masyarakat yang menjadi korban pemadaman listrik atau biasa disebut byar pet. "Kami ingin mendukung agar Machizon dan PLN Kaltim (serta) Kaltara lebih lagi melayani masyarakat," kata ujar Piatur. Piatur menganggap  Machnizon melakukan pem

bohongan publik atas dasar pernyataannya dalam diskusi soal listrik pada Februari lampau. Dalam diskusi yang dihadiri sejumlah pihak itu, Machnizon berjanji tidak akan ada lagi pemadaman bergilir di Balikpapan. Ia juga memberikan nomor hotline PLN 123 untuk pengaduan dan PLN akan segera menindaklanjuti laporannya.


    Namun, kenyataannya listrik masih sering padam dengan durasi berjam-jam. Hujan setengah deras saja listrik biasanya langsung padam. Ia heran mengapa PLN seperti tidak punya solusi,  Padahal, seingatnya, Balikpapan sudah sering byar pet sejak 2007. Sementara itu, Machnizon enggan berkomentar banyak tentang laporan yang menunjuk ke dirinya. Ia merasa yang digugat adalah PLN secara instansi, bukan perorangan. "Saya belum baca laporan yang dimasukkan ke Polres itu. Saya no comment dulu. Biarlah bagian hukum PLN Kaltim (dan) Kaltara yang nanti menyikapi hal ini," ujar Mahnizon. (as/we)